10 Agustus, 2011

Merk Polymer Clay

    Polymer clay merk apa yang saya pakai?  Untuk sekarang kebanyakan saya pakai merk Modello dari Lyra.  Polymer clay ini harganya Rp 15 ribu per kotak/warna ukuran 60 gram dan tersedia di toko buku Gramedia.  Sayangnya jaringan toko buku besar itu hanya menyediakan polymer clay merk ini saja.  Untuk merk lain seperti Fimo, Sculpey atau Kato Anda harus mencari di toko-toko yang khusus menjual peralatan clay atau membelinya lewat internet.  Semua barang import, jadi harganya boleh dibilang relatif tidak murah.

Polymer clay merk Modello produksi Lyra, Jerman.
        Merk Modello dari Lyra lumayan murah, tapi sayangnya kualitasnya kurang bagus (seperti kata orang, ada harga ada barang).  Pada saat mempersiapkan clay sebelum membentuk, dimana clay harus ditekan-tekan seperti layaknya kita membuat adonan roti, clay ini cenderung gampang terpisah dan menggumpal menjadi bagian yang kecil-kecil.  Karena sifatnya ini membuat barang yang halus dan tipis dari clay Modello hampir dapat dibilang tidak bisa.  Lalu, setelah dibentuk dan dibakar di oven dalam suhu 130 derajat Celsius selama maksimum 20 menit barang yang sudah jadi bersifat rapuh, mudah patah.  Waktu yang diperlukan untuk membakar tergantung dari ukuran benda yang kita buat dari clay ini.  Saya sendiri tidak pakai aturan baku, yang penting tidak boleh lebih lama dari 20 menit.  Membakarnya pakai oven yang menggunakan api, tidak bisa memakai mikrowave.  Saya tidak tahu bagaimana ceritanya kalau membakar dengan oven listrik, tidak pernah mencoba dan yang tertulis di kotak pembungkusnya adalah membakar dengan oven api biasa.



Baru-baru ini saya mencoba membakar figurine mini yang sudah selesai dibentuk di dalam panci khusus langsung di atas api (tidak pakai oven). Hanya dalam waktu kurang dari 5 menit semua figurine tersebut terbakar seperti di samping.
Gosong kehitaman dan beberapa hampir tidak berbentuk lagi.  Sedih, semuanya terpaksa dibuang dan harus mengulang dari awal.



Sekali lagi, figurine yang dihasilkan oleh merk tersebut bersifat rapuh, mudah patah.  Karena harga yang cukup terjangkau dan tersedia di jaringan toko buku besar seperti Gramedia, polymer clay merk ini bolehlah  dijadikan bahan untuk latihan atau bagi pemula.   Mungkin kalau sudah mau lebih serius lagi (dan ada modalnya, he he he) silakan mencoba merk lain yang jauh lebih terkenal seperti Fimo, Sculpey atau Kato dan lain-lain.  Harga jadi lebih mahal karena membeli secara online dari luar negeri harus ditambah biaya handling & shipment.

Nah, itu pengalaman polymer clay yang terbakar.  Sekarang, foto dari kreasi saya yang Alhamdulillah sukses. Kenalan dulu sama ikan pausku.  Foto di samping ikan paus biru sedang didandanin, dikasih mata supaya bisa melihat.  Jangan lupa semburan air di puncak kepalanya ...Smile for the camera!

O ya, sebelum lupa, mengucapkan selamat beribadah puasa Ramadhan bagi mereka yang menjalankannya. 
Tetap sehat!