11 Juni, 2009

Bubur Kertas (gagal)

Ceritanya lagi coba membuat bubur kertas.
Kertas koran bekas disobek kecil-kecil dan direndam semalaman atau dua malam (boleh nawar deh sama langganan ) di dalam ember berisi air sedikit. Untuk bahan perekat aku mau coba pakai lem dari tepung kanji, kembali ke jaman prasejarah. Kalau pakai tepung kanji bisa kenapa ga dicoba? Akhirnya, setelah kertas koran bekas sudah lumayan menjadi bubur, lem dari tepung kanji sudah selesai dibuat, akhirnya kedua bahan itu dicampur dan diaduk rata.
Setelah diaduk, bubur kertas dicetak pakai cetakan kue kering. Dijemur di bawah sinar matahari (kemarin mataharinya ga mau keluar, malah sorenya hujan sampai malam). Kelihatannya sampai tahap ini semua baik-baik aja.
Pagi ini waktu aku tengok, si bubur kertas yang kemarin sudah dicetak dan dijemur di teras belakang rumah tampak berantakan. Kayaknya ada binatang, kemungkinan besar tikus, yang mengaduk-aduk Huh?. Ada satu yang tadinya berbentuk bintang sama sekali rusak gak berbentuk! Terus semua dirubung semut hitam, walaupun ga banyak sekali. Aneh! Padahal minyak gorengnya bersih alias baru, bukan minyak bekas goreng ikan asin. Bahan dasarnya hanya kertas koran bekas dan tepung kanji. Kenapa ada binatang yang iseng obrak-abrik ya? Apa ada yang tahu kenapa? Atau mungkin pernah ada yang bikin bubur kertas dicampur lem kanji dan sukses, boleh tau caranya? Help me duongg...

Pencetakan

Thumbs Downps: sobekan kertas korannya juga terlalu besar-besar / berantakan.

7 komentar:

High_RI$k mengatakan...

aku juga pernah coba2 bikin bubur kertas pake kertas2 ndak kepake... tapi juga gagal... kayak nya sih, masalah nya krn cm di rendam pake air dingin... aku pernah liat di TV, pengusaha kertas daur ulang gitu, mereka "rebus" and aduk2 potongan2 kertas itu sampai bener2 hancur n lembek...

Anonim mengatakan...

di blender dulu, gausah di rebus. trus pake lem fox di uleni gitu. hehe :)

Sita mengatakan...

tengkyu anonim,
Masalahnya, kalau hanya utk bikin sekali-duakali terus pake blender...sayang blendernya, apa ga rusak? But eniwei, tengkyu atas masukkannya.

nina rusmiati mengatakan...

apapun boleh dicoba.jadilah manusia serba bisa.betul betul betul?

nina rusmiati mengatakan...

aku mah pengen bisa bikin kertas daur ulang.kumaha nya?ditort

Anonim mengatakan...

itu kebanyakan airnya teken2 adonan nya menggunakan kain sehingga semua air terserap di kain tsb!!! pasti akn lebih cepat kering!! tapi di teken2 nya pas di cetakan!!!!

Diana Sesarin mengatakan...

jadi inget waktu sekolah sempet juga buat bubur kertas, cuma gurunya malah kabur bawa lari uang kesenian. Akhirnya buat kerajinan dari bubur kertasnya gagal.