27 Mei, 2009

Beberapa ketrampilan yang sempat aku buat belakangan ini.

Pertama: Diapers Cake.
Deskripsi barangnya ya kurang lebih 'kue' yang dibuat dari popok sekali pakai. Jelas bukan untuk dimakan. Membuatnya secara singkat: popok satu per satu diikat dengan karet gelang lalu disusun, ditumpuk dan diikat pertama dengan tali karet lalu dengan pita untuk menutup tali karet. Di tengah-tengah susunan popok itu diberi botol minum bayi atau batang kayu atau roll dari karton bekas tissue dapur. Gunanya sebagai tiang penyangga atau 'pegangan' untuk popok-popok itu. Lalu diberi hiasan mirip seperti cake betulan. Sebagai contoh hiasan bisa berupa pita, mainan anak-anak atau hiasan dari plastik untuk cake (beli di toko peralatan membuat kue seperti misalnya hiasan cake berbentuk balon atau bertema Princess). Yang difoto memang diapers cake yang agak miring, tidak rapi dan berantakan ... maaf, ini cuma foto hasil awal waktu aku masih latihan dan mencari-cari bentuk. Foto hasil akhir ga begitu jauh beda dari foto awal sih (ha ha ha, just kidding!) tapi sayangnya aku ga sempat memotret foto akhir. Kalau mau cara membuat yang lengkapnya ada di tabloid Nova terbitan beberapa minggu yang lalu tapi aku lupa edisi berapa (dan aku juga ga punya copynya). But just to give you all the idea. O ya, dasarnya aku pakai karton plano yang digunting bentuk bulat dan kemudian ditutup dengan kertas kado (di gambar kartonnya belum ditutup).

The Leaning Tower of Pisa Diapers Cake Laugh
This is just my first attempt, the final result was not much better than this one.. noo... just kidding. I forgot to take picture after it was properly made. This picture is here just to give an idea on how to make a diapers cake.

Kedua: Hiasan kepala dari kawat dan tulle
Selain hiasan kepala bisa juga dibuat untuk hiasan dinding. Rangka dasarnya dari dua kawat yang cukup tebal dijalin atau diplintir menjadi satu. Lalu diberi bunga dari kain (beli jadi), di tutup dengan potongan-potongan kecil dari kain tulle. Kedua ujung kawat kemudian ditutup dengan pita satin. Pita satin ini sebagai pengikat di belakang kepala (bila dipakai sebagai penghias kepala).
A decorative headband made from wire, fabric flowers, tulle and ribbon. Ah, do not forget: also a lot of glue!

Yang di bawah ini dijadikan hiasan dinding karena diberi tambahan lonceng dari kuningan.

19 Mei, 2009

Hallo! I'm Back!

hello

Hallo dunia maya! Apa kabar semuanya? Sudah satu bulan lebih Sita tidak menulis di blog. Karena komputerku sempat rusak dan ditambah aku juga sibuk sekali beberapa minggu belakangan ini. Membuat pajangan dari clay juga sudah satu bulan lebih tidak tersentuh karena iseng mencoba bikin kerajinan dari bahan lain.
Eniwei, ada sesuatu yang unik dari perancang busana Lenny Agustin. Perancang muda ini memang desainnya unik, penuh warna dan yang pasti sangat kreatif. Salah satu gagasan kreatifnya adalah perhiasan yang dibuat mirip dengan paper quilling. Lihat foto-foto di bawah ini (foto diambil dari Harian Kompas Minggu dan dari Life.com)
Perhatikan kalung dan hiasan kepala yang dipakai model. Kelihatannya menggunakan teknik yang sama dengan teknik paper quilling tapi dalam ukuran yang jauh lebih besar dari biasanya dan dengan memakai bahan dari (mungkin) kain bukan kertas lagi.
Salut untuk Lenny Agustin. Salam kreatif!

kalung dan hiasan kepala yang dibuat seperti paper quilling


p.s.: sebetulnya niat utk mengulas tentang kreasi perancang ini sudah lama mau aku tulis di blognyasita... Ga apa-apa ya, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.