31 Maret, 2009

Buku Encyclopedia of Crafts by Martha Stewart

Kalau kalian suka browsing crafts di internet, pasti sudah pernah lihat websitenya Martha Stewart. Si Ratu Crafts dari Amerika ini baru ngeluarin buku hardcover Martha Stewart's Encyclopedia of Crafts: An A-to-Z Guide with Detailed Instructions and Endless Inspiration. Harga bandrolnya $35, di Amazon.com jadi $23.10 (belum termasuk pengepakkan dan pengiriman loo...). Para penulis blog tentang kerajinan tangan dari Amrik banyak yang bilang buku ini bagus. Kalau dijadiin Rupiah harganya jadi berapa ya?
Sekedar nyontek Daftar Isi: Techniques and Projects :
Albums, Scrapbooks, and Memory Boxes, Beading, Block Printing, Botanical Pressing, Botanical Printing, Calligraphy, Candlemaking, Clay, Decoupage, Etching Glass, Fabric Flowers, Gilding, Glittering, Jewelry Making, Marbelizing, Mating and Framing, Mosaics, Nature Crafts, Origami and Paper Folding, Painting China and Glass, Paper Cutting and Punching, Paper Flowers and Birds, Photo Crafts, Pom-Pom Animals, Quilling, Rope Crafts, Rubber Stamping, Silkscreening, Soap Making, Tin Punching, Wirework, and Wreaths.
Nah, ada clay juga tuh!

29 Maret, 2009

Felt Flowers

Aku lagi seneng bikin bunga-bunga dari felt warna-warni.

Seperti ini...

Ini...


...dan ini...


Mau dibikin apa? Belum tau, tapi aku lagi suka bikinnya Flowers For You

27 Maret, 2009

Jebolnya Tanggul Situ Gintung

Innalillahi wa inna illaihi rojiuun
Posting hari ini lain dari biasanya. Tidak tentang dunia kerajinan. Ini tentang dunia manusia yang bikin hati miris. Siang dari televisi berita tentang jebolnya tanggul Situ (danau) Gintung di Ciputat yang mengakibatkan banjir bandang di beberapa perumahan di sekitarnya. Korban tewas yang terakhir saya dengar di berita 34 orang. Kemungkinan besar jumlah korban akan terus meningkat karena masih banyak warga yang melaporkan kehilangan anggota keluarga dan belum diketahui beritanya. Beberapa dari korban adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta yang sedang kost. Musibah terjadi pada dini hari, pada saat orang-orang masih tidur lelap. Banyak korban tewas terkurung di dalam rumah.
Dan yang bikin saya marah, penduduk sudah melaporkan kekhawatiran mereka akan kondisi tanggul sejak 2 tahun yang lalu. Laporan, tentunya, tidak direspons pemda setempat. Lalu November 2008 tanggul sempat jebol tapi tidak parah. Tanggul itu sendiri dibangun pada jaman Belanda (!!!) kalau aku tidak salah dengar di berita televisi dibangun tahun 1933 (!!!!!).
Dan sekarang semua sudah jadi tragedi. Berapa banyak nyawa yang hilang? Dan orang-orang yang berwenang itu, apakah mereka punya rasa bersalah akan kejadian ini?



(foto-foto dari detikNews dan detikFoto)

20 Maret, 2009

Clay Tepung Jamuran #3


Kelemahan clay tepung (atau mungkin seharusnya ditulis: salah satu dari beberapa kelemahan clay tepung, perhatikan kata: beberapa, anak-anak Happy) adalah rentan terhadap jamur. Aku memang tidak menjual clay, apa pun jenisnya, apakah itu clay tepung, polymer clay, atau jenis air-dry clay lain. Selama ini aku berkarya pakai clay tepung karena mudah dibuat sendiri di rumah dan harga bahan-bahannya yang murah. Cerita di blog untuk berbagi pengalaman aja, apa adanya, ga ada maksud menggurui atau mempromosikan apa pun. Statusnya masih dalam tahap "Belajar". Nah, eniwei...sekarang aku mau kasih tunjuk clay tepung buatanku yang (sukses) kena jamur. Boneka satu ini aku buat waktu Lebaran tahun lalu, berarti umurnya belum ada setengah tahun. Adonan clay tepungnya seingatku, kalau ga salah, sudah diberi bubuk pengawet makanan. Setelah bonekanya kering, juga sudah disemprot dengan cat pilox bening sebagai vernis. Seharusnya tidak akan berjamur, minimal tidak secepat ini. Ingat ceritaku tentang boneka dari clay tepung yang dibuat tahun 2007 dan sampai sekarang masih bagus? Nggak berjamur dan masih mengilat. Nah boneka penggebuk bedug Lebaran 2008 yang satu ini nggak semujur dia. Kepala, bahu dan kedua tangannya ditutupi serbuk putih jamur. Aneh! Padahal disimpan di lemari yang sama dengan si boneka dari tahun 2007 itu (ga bersebelahan). Mungkin karena penyemprotan vernisnya tidak rata (lihat bagian kepala boneka yang tidak mengilat sementara pukulan bedugnya mengilat, dan belum atau tidak kena jamur). Mungkin karena aku lupa kasih bubuk benzoat waktu membuat adonannya. Atau, mungkin sudah diberi tapi jumlahnya terlalu sedikit. Atau mungkin, waktu membuat boneka penabuh bedug ini tanganku kurang bersih (habis main-main dengan jamur panu, kurap, kudis dan lain-lain, he he he).
Ga ngerti juga Question MarkJust to inform you. Look at the pictures above & below. Mungkin sudah saatnya beralih ke clay patent, yang impor, yang mahal, yang kinclong, yang... hahh, lagi krismon niii...

19 Maret, 2009

Kain Felt


Sudah lama mau beli kain felt karena ingin mencoba bikin sesuatu. Beberapa bulan berlalu, tapi Sita tetap belum juga bergerak. Maunya sekalian beli yang banyak di Mangga Dua. Ga mau beli hanya seukuran sekian senti kali sekian seperti yang biasa ditawarkan di toko-toko yang menjual keperluan menjahit. Tapi untuk pergi jauh-jauh ke Mangga Dua hanya untuk beli felt, apalagi belum lama ini Jakarta lagi musim hujan, terus sekarang panas gak karuan! Wah, males deh! Nah, suatu malam, beberapa hari yang lalu...aku tiba-tiba ingin ngecek isi beberapa kotak kardus yang sudah lama disimpan di lantai atas rumah. Sambil merangkak-rangkai di kolong meja (kepala sempat kejedug meja, belum lagi ditambah kena debu yang lumayan tebal karena jarang sekali kena sapu dan lap) di kolong meja tempatnya kotak-kotak kardus itu disimpan, akhirnya malah berhasil menemukan harta karun ini. Satu kotak besar berisi beberapa meter (dan meter dan meter, pokoknya banyak deh!) kain felt warna-warni... Horee!! Tinggal beli tambahan beberapa warna yang belum ada. Beneran lho aku lupa masih punya kain felt sebanyak itu! Untung keinginan belanja ke Mangga Dua ditunda-tunda. Padahal aku punya kebiasaan jelek ga bisa menahan diri kalau sudah belanja bahan-bahan untuk kerajinan (sebetulnya; ga bisa menahan diri untuk belanja apa pun kalau lagi ada uangnya, he he he). Baru ingat, dulu pernah membuat bingkai karton yang dilapis dan dihias kain felt untuk dijual. Ternyata ada sisa kain felt masih banyak begini di rumah. Senangnya Beating O ya, kain untuk bahan kerajinan yang seperti di gambar itu namanya felt, bukan flanel seperti yang seringkali disalahartikan di sini. Kalau flanel itu kain yang biasa dipakai untuk dibuat selimut bayi. Flanel biasanya bermotif, tekstur 'bulu'nya atau seratnya lebih halus daripada felt.
Nah, sekarang, tinggal memulai bikin 'sesuatu' itu dengan felt. Untuk menunggu mood yang satu ini datang, mungkin dibutuhkan waktu beberapa bulan lagi nih... Hammock 1

18 Maret, 2009

Hasil Membuat Bunga Sederhana 1-3



Hasil dari membuat bunga sederhana no.1 sampai dengan 3 ada di gambar. Ada anggrek, mawar dan bunga rumput. Untuk membuat daun, tinggal membentuk clay seperti daun. Pipihkan dan buat garis-garis urat daun memakai ujung pisau yang lancip dan tajam.
Gambar sebelah kanan, bunga-bunga sederhana tersebut dipasang di atas dasar bulat dari clay. Dari bentuk ini kemudian bisa dibuat bros atau kalung atau magnet ... macam-macam deh! Semua clay di atas dipotret sebelum disemprot vernis. Sekali lagi, vernis dari cat pilox warna bening membuat clay (khusus untuk clay tepung loo...) lebih tahan air dan jamur sehingga umurnya lebih lama.

Hiasan Gantung


Bantuin kakakku yang jadi seksi sibuk di sekolah anaknya. Acara pengenalan budaya Jepang bagi anak-anak SD, hari ini dan besok. Aku bantu bikin hiasan untuk digantung. Idenya dari layangan ikan buatan Jepang, tapi hiasan buatanku ini ga tau apa bisa terbang seperti layangan atau ngga... Bahannya dari bahan tipis yang biasa dibuat untuk furing baju. Di bagian atas diberi semacam rangka terbuat dari lembaran plastik (beli di toko material, mungkin biasanya dipakai untuk melapis pintu kamar mandi atau semacamnya). Bahan warna-warni dijahit lalu ditempel pakai lem tembak ke rangka plastik (untung... ada glue gun! For me it's close to be the world's 8th wonders). Biar kelihatan bentuk ikannya, aku tambahin mata dari kain felt. Eh, hasilnya lumayan... Aku suka warnanya! Cerah! Barangkali, kalau suatu kali aku ikutan bazaar di tempat terbuka, lucu juga kali ya kalau standnya nanti dihias with one of these. Digantung tinggi pakai bambu, seperti penjor (bener kan namanya di Bali begini?). Buat hiasan pesta kebun juga bagus nih.

17 Maret, 2009

Ciwidey Bandung

Hari Sabtu-Minggu yang lalu aku ke Bandung. Ga sempat ke Crayon's Craft & Co di jalan Aceh Making A Wish
Ke kebun agrobisnis to say hello to this cute girl. Hidungnya bikin gemes, just a wee touch of pink


Pulangnya di jalan tol hujan badai. Wii...seremm... Beberapa papan reklame di tempat pemberhentian di tepi jalan tol ada yang patah dan rubuh.


Kalau sudah hujan lebat begini, maunya ke sini tapi susah keluar dari mobilnya... Nervous

16 Maret, 2009

Membuat Bunga Sederhana #3

Sesudah bunga anggrek dan mawar, sekarang giliran membuat bunga sederhana nomor 3. Gak tau mau disebut apa bunga ini, mungkin dinamakan aja bunga rumput ya?

Bentuk bola kecil dari clay, tekan hingga bentuknya pipih.


Dengan ujung tusuk gigi (atau tusuk sate, atau ujung pisau yang runcing dan tajam) buat lima buah irisan di pinggiran clay. Sudah jadi 5 kelopak. Buat agar bentuk setiap kelopak lebih jelas dengan memakai ujung tusuk gigi (lihat gambar ya, mungkin lebih jelas lihat gambarnya Rolling Eyes)


Masih pakai ujung tusuk gigi, tekan tengah-tengah masing-masing kelopak. Pada tahap ini bunga sudah jadi, kalau mau bisa ditambah bulatan kecil dari clay berbeda warna tepat di tengah-tengah bunga.

13 Maret, 2009

Membuat Bunga Sederhana #2

Sekarang, cara membuat bunga sederhana dari clay episode ke-2 Girl Winking

Bentuk clay seperti sosis. Ukuran diameter sosis menentukan besar-kecilnya ukuran bunga. Sosis dari clay yang gendut menghasilkan bunga mawar yang besar.


Dengan ujung jari, tekan permukaan clay tadi sehingga menjadi pipih. Putar clay ke dalam (lihat gambar) sampai ke ujung. Clay sudah menjadi bunga mawar yang sederhana. Rapikan tepi kelopak dengan ujung jari.


Bila perlu, buang bagian bawah bunga mawar dari clay yang berlebih menggunakan pisau. Taruh di atas meja dan diamkan hingga kering.