28 September, 2008

Satu Lagi Tips untuk Clay Tepung

Supaya adonan clay tepung awet, aku menyimpannya di dalam kantong plastik yang kemudian disimpan lagi di dalam kotak plastik kedap udara. Any kind of plastic bag will do. Seperti foto di bawah ini, kantong plastik yang aku pakai adalah kantong kresek hitam bekas yang jelek dan bau Sickened (dari plastiknya lho, bukan dari orangnya).

Masukkan adonan clay ke dalam kantong plastik, tutup kantong pakai karet gelang atau sekedar ditalikan / diplintir-plintir ujung plastiknya. Dengan cara ini, adonan clay bisa tahan disimpan selama satu-dua bulan (beneran lho, sudah terbukti deh) dan masih tetap bisa dibentuk-bentuk dengan baik. Syaratnya, dari awal buatlah adonan clay tepung dengan memakai bahan-bahan yang baik dan masih baru, khususnya lem yang harus prima, sama sekali belum kering sedikit pun. Dan syarat satu lagi, tambahkan bubuk pengawet makanan (misalnya benzoat) dalam jumlah yang agak banyak ke dalam adonan clay agar supaya tidak timbul jamur atau bulukan.




Nah, dengan adonan clay tepung yang sudah nggak baru lagi seperti yang aku pakai untuk proyek kali ini (umur adonan sekitar 1-2 bulan) maka tingkat kelenturan adonan jelas tidak sebagus adonan clay tepung yang masih baru dibuat. Rasanya agak kering waktu adonan sedang diuleni dan akan retak-retak halus pada saat sudah kering. Bagaimana cara mengakali supaya clay masih enak dibentuk-bentuk dan hasil akhirnya tidak retak-retak? Saya mengakalinya dengan menambahkan sedikit krim pelembab kulit / body lotion ( foto bawah sebelah kiri atas). Merk apa saja, cari yang/ harganya paling murah. Jadi, tambahkan sedikit body lotion ini waktu sedang menguleni adonan apabila dirasa perlu (apabila adonan clay terasa agak keras).




Isi mangkok di kanan atas itu adalah semua bahan kering (tepung & pengawet) clay tepung dalam jumlah sedikit tapi tetap dengan perbandingan 1:1. Gunanya untuk ditambahkan pada clay apabila disaat membentuk clay terasa terlalu lengket.


Pad Jadi, kalau clay tepung terasa terlalu kering tambahkan body lotion. Kalau sebaliknya, clay terasa terlalu lengket / basah, masukkan adonan clay yang sedang dikerjakan ke dalam mangkok berisi tepung. Gulung-gulung adonan sehingga tepung menempel pada adonan lalu ambil adonan clay dan uleni lagi dengan jari-jari tangan.

Memang agak repot ... mungkin itulah resikonya memakai adonan clay buatan sendiri untuk modeling. Tapi keuntungannya, clay buatan sendiri harganya sangat terjangkau, bahannya mudah dan clay seperti ini bisa dipakai untuk latihan sebelum beralih ke clay patent yang masih impor dan harganya lumayan mahal. Yang mana yang mau dipilih, it's all up to you.