03 Agustus, 2008

Cari lem dimana ya mbak?

Mau cerita nih. Suatu hari yang lalu, malam hari sekitar jam 9 lebih, handphoneku tiba-tiba berbunyi. Aku lihat nomor yang memanggil, kok nggak kenal... siapa ya? Akhirnya, dengan ragu-ragu, aku terima juga telponnya. "Halo?" suara yang menyahut dari ujung sana milik laki-laki. Waduh? Siapa ya, sudah malam begini, laki-laki dan aku nggak kenal suaranya. SmileyCentral.com Pelan-pelan, aku jawab juga, "Iya, halo?". Laki-laki itu terus menyebut namaku dan bertanya apakah aku tahu lem tembak atau glue gun yang warnanya keemasan. Aku di tempat dudukku di depan televisi mengerutkan alis. Lho, kok tiba-tiba ada yang tanya lem tembak warna emas malam-malam begini? Seandainya aku ini toko, jam segitu juga sudah tutup gitu lho! SmileyCentral.com

Dengan hati-hati aku balas bertanya, "Anda tahu nomor saya darimana ya?". Orang itu menjawab melihatnya dari blog. Mmm...jelas deh semuanya. Aku ingat, posting terakhirku di blog adalah tentang bahaya yang bisa ditimbulkan lem tembak. Sepertinya si Mas-mas atau bapak ini lagi kebingungan. Mungkin lagi ada proyek dimana dia harus memakai lem berwarna keemasan. Dengan lebih santai, aku menjawab, "Kalau lem tembak atau glue gun yang lemnya warna keemasan atau metalik begitu terus terang saya belum pernah lihat. Lemnya setahu saya hanya berwarna putih dan kekuningan saja." Si penelpon di ujung sana akhirnya bilang terimakasih dan menutup telponnya. Untuk beberapa lama sesudahnya aku masih agak terbengong-bengong. Setelah kagetnya lewat, yang masih kepikiran di kepalaku adalah pertanyaan si mas-mas tadi. Dipikir-pikir, mungkin lem yang dia cari bukan lem tembak ya? Mungkin yang dia maksud adalah glitter glue atau lem glitter, bukan glue gun atau lem tembak. Bentuknya lem glitter ini seperti lem UHU biasa, tapi diberi serbuk glitter di dalamnya. Jadi kalau kering, si lem ini berkilau-kilau mengilap karena ada kandungan glitternya. Sering orang pakai lem ini semata-mata untuk hiasan, bukan untuk merekatkan. Seperti membuat tepian atau border glitter yang timbul di kartu ucapan. Aku jadi menyesal juga, kenapa tadi waktu masih bicara dengan orang itu di telpon nggak kepikiran tentang lem glitter? Kalau begitu kan aku bisa kasih informasi, barangkali memang itu yang dia perlukan. Mau telpon balik ke orang itu, malam sudah semakin larut. Menurut etiket nggak baik menelpon orang malam-malam, apalagi yang nggak kita kenal. Iya nggak? So, akhirnya aku nggak pernah telpon orang itu mengenai lem. Mudah-mudahan dia sudah menemukan jawabannya sendiri.

Ga Jadi Deh!

PoutySebel...rencana mau ke Festival Kemang akhirnya ga jadi! Iya, hari Sabtu & Minggu ini sebetulnya ada Kemang Festival. Sebuah bazaar dan pesta rakyat yang diadakan di sepanjang jalan Kemang di Jakarta Selatan. Tahun ini sudah yang kesekian kalinya diadakan. Biasanya rame. Rame yang jualan, rame yang datang dan rame juga hiburannya. Satu jalan di Kemang itu ditutup untuk lalu lintas kendaraan bermotor dari siang jam sepuluh (kalau ga salah) sampai malam. Yang ada orang-orang tumplek bleg di sepanjang jalan itu. Seru aja pergi ke acara seperti itu. Bisa jalan-jalan santai sambil lihat-lihat barang dagangan yang seringkali unik-unik. Terus kalau sudah haus atau lapar tinggal jajan di stand-stand yang jualan makanan dan minuman. Biasanya itu saat untuk icip-icip jajanan tradisional Betawi. Kemarin hari Sabtu siang di sekitar Bintaro hujan lebat dan agak lama, mungkin di Kemang juga ya? Padahal sudah beberapa minggu kita tidak diguyur hujan. Hari ini cuaca cerah, so tadinya aku pikir jadi deh ke Kemang. Sudah siap-siap sepatu jalan andalan (kakiku gampang lecet, payah!)dan tetek bengek lain, siap tempur! Tapi karena satu dan lain hal (gayanya!) akhirnya acara hari Minggu dihabiskan hanya di rumah saja, nonton teve, nge game di computer dan browsing!