05 Mei, 2008





Kembali ke laptop! ... ke clay!

Clay tepung ini kalau sudah kering akan sedikit mengerut (menjadi lebih kecil daripada waktu masih basah). Di posting yang lalu aku tidak bisa menyebutkan berapa besar mengerutnya. Nah, setelah diukur (demi untuk bikin posting ini di blog, kalau nggak sih aku nggak pernah ukur-ukur, hajar terus bleh!) dari ukuran 7,4 cm waktu masih basah dan baru dibentuk menjadi 6,6 cm pada saat sudah benar-benar kering. Aku membuat beberapa bunga-bunga clay ini dalam berbagai ukuran dan diberi hiasan bling-bling plastik (biasalah, selera dangdut Belly Dancer ).

Mau dijadikan apa? Nanti ya, aku rapikan dulu lalu dipotret
(setelah dapat pinjeman kamera dulu... Eyebrow )



Dog on a bike




Foto lucu yang dibuat di Bali setahun yang lalu.  Mungkin di Bali pemandangan seperti ini sudah biasa ya?  Ada anjing bonceng sepeda motor.  Anjing ini seperti pemain akrobat tali, bisa menjaga keseimbangan badannya pada setiap gerakan motor.  Lihat, dia tidak diikat sama sekali lho! Akrobat!

Satu lagi teman tirai dari manik-manik gelas daur ulang Jombang.
Yang ini lampu untuk baca, sekarang dipasang di dekat meja komputerku.  Dihias pakai manik-manik Jombang yang dironce satu persatu warna kombinasi biru tua, biru muda dan kuning. Rangka dari besi yang aku minta buatkan di tukang las.
Mungkin suatu hari manik-manik gelas ini mau aku bongkar lagi.  Bagusnya ditambah hiasan gantung dari kristal ukuran besar yang sekarang dijual di Pasar Pagi Mangga Dua lantai 3.  Kristal sangat bagus memantulkan cahaya, sementara manik-manik gelas ini sayangnya tidak.