09 April, 2008

Tas lukis



Ceritanya aku mau lukis penari Bali. Bunga-bunga putih di belakang seharusnya bunga kamboja, entah orang melihatnya sebagai apa... Manik-manik dironce untuk dijadikan anting-anting yang menggantung dari hiasan kepalanya. Untuk penghias lain aku jahit manik-manik sepanjang tepi belakang topinya, dan bling-bling plastik warna fanta (menurut penjual namanya begitu). Yang putih di atas adalah sulaman pakai pita organdi putih. Handle tas dari bambu.

Tas Lukis



Yang ini dilukis di atas bahan katun putih, sedikit glitter di bibir dan payet oval dironce di rantai untuk antingnya.

Narsis?

Salah satu sahabatku bikin pernyataan, orang yang bikin blog adalah orang yang narsis! Mempromosikan dirinya sendiri dalam sebuah image fiktif, yang tidak selalu sama (mungkin hampir nggak pernah sama) dengan aslinya. Orang yang baru membuat barang-barang kecil sepele saja sudah suka setengah mati dengan kreasinya, menganggapnya sebuah kreasi seni sampai-sampai dipotret dan dimasukkan ke dalam blognya Indifference. Aku diam aja, paling sambil nyengir Bag Head , mungkin kalau di kartun sambil siul-siul tralala-trilili. Belum tau dia kalau orang di depannya juga bikin blog! Then I thought, kenapa atuh aku bikin blog? Karena pengen tau gimana caranya, karena suka mencoba yg baru, karena iseng, karena... iya, aku memang suka apa yang aku bikin. Gak bermaksud mencari pujian, but if there's somebody out there who likes the same thing that I like, I would want to communicate with them, if only possible. I just want to share my enthusiasm with crafts to others. And along the way I also learn how to make a blog (no easy task for someone who used computer and internet only for emails and playing games! Mostly Sims), how to photograph small things with a digital camera (that's until this day only borrowed), how to edit the pictures with simple tools in my computer program. Until today my effort seems to be fruitless, it's like throwing stones into an empty caveTeary but I don't mind. Maybe someday... If I'm a narcissist, so be it.

Buku



Buku softcover ini aku beli bulan Juli 2007 di tukang jualan buku bekas di emperan di depan Psr. Pagi Asemka. Aku belum pernah beli buku apa pun di emperan itu, biasanya hanya lihat dari jauh saja. Nggak nyangka bisa nemu buku crafts bagus di tempat seperti itu (kebanyakan buku sekolah) ... tadinya aku ke situ krn on the way to Psr. Pagi dan melirik-lirik komik bekas yang ditaruh di bagian depan. Isinya cara membuat hiasan dari adonan tepung dan garam, teknik yg dipakai bisa dgn mudah dipakai juga utk segala jenis clay lain.
Harganya? Rp. 25ribu saja ! Memang...kalau sudah jodoh nggak bakal kemana-mana deh!

Love Gaze