22 Agustus, 2008

Cara Membuat Tas Behel Bagian I

Halo, ini langkah demi langkah (step by step tutorial) cara membuat / menjahit tas memakai behel. Ini tutorial step by step pertama saya, mudah-mudahan keterangan dan foto-fotonya cukup jelas untuk dimengerti. Cara pembuatan ini aku bagi dalam dua bagian, ini yang pertama
dan bagian kedua menyambung ke posting sesudahnya (Cara Membuat Tas Behel Bagian
II).


Photobucket

1. Gunting bahan sesuai pola, masing-masing:

2 x bahan tas

2 x bahan furing (pelapis dalam tas)

2 x bahan pengeras atau fiselin berperekat


Photobucket

  1. Persatukan 1 kain fiselin dgn 1 kain tas. Sisi fiselin yang berperekat (yang memiliki lapisan mengilat) bertemu dengan sisi jelek kain. Sematkan jarum pentul agar kedua kain tidak bergerak. Lakukan hal yang sama sekali lagi, lalu setrika menggunakan suhu tinggi sehingga kain fiselin melekat pada kain tas. Setrika pada bagian fiselin saja, untuk menghindari kemungkinan merusak kain tas akibat setrikaan yang terlalu panas. Setelah itu, jadikan satu kedua kain tas yang telah tertempel fiselin, bagian baik kain saling bertemu menghadap ke dalam dan bagian yang tertempel fiselin menghadap ke luar.

Photobucket

3. Jahit sepanjang garis jahitan yang dimulai dari titik A dan diakhiri pada titik B (lihat gambar).


Photobucket

4. Masih dalam keadaan terbalik, yaitu bagian berfiselin menghadap luar. Pertemukan garis jahitan pinggiran tas dengan garis jahitan dasar tas, pasang jarum pentul. Jahit horisontal / melintang kira-kira 2 cm dari ujung (lihat gambar). Langkah ini untuk membentuk ruang pada tas.


Photobucket

  1. Jadikan satu kedua kain furing / pelapis dalam. Jahit dari titik A ke C. Jahit dari titik D ke B (lihat gambar). Khusus untuk furing antara C ke D tidak dijahit. Sama seperti no.4, pertemukan garis jahitan pinggiran furing dengan garis jahitan dasar furing. Jahit horisontal / melintang untuk membentuk ruang pada furing.

Photobucket


Sekian dulu, bersambung ke posting berikut...

have a nice weekend!

13 komentar:

Anonim mengatakan...

wah..ini dia yg saya cari :D
Thx ya ^^
btw, fiselin berperekat itu yg sperti apa ya?

Sita mengatakan...

fiselin dipakai utk lapisan pengeras (mis. utk lapisan dalam kerah baju), dijual meteran di toko peralatan menjahit (spt Toko Maju di Psr.Mayestik). Rupanya antara bahan dan kertas gitu de. Fiselin ada yg polos, ada yg diberi lapisan perekat baik satu sisi atau dua sisi. Kalau berlapis perekat, permukaannya mengilap kalau dilihat dibawah cahaya (atau tanya aja langsung ama penjualnya). Dia akan nempel di bahan/kain stlh disetrika. Setrika dgn lapisan yg mengilat bertemu bagian jelek kain. Mudah2an sudah jelas :)

nayandra mengatakan...

Salam kenal mbak sita, sy yanti. Seneng nih ada yg hobinya sama bikin tas handmade:) Kapan-kapan visit ya tempatku di
n4yandra.blogspot.com

Semoga laen kali bisa bikin tutorial kyk mb sita deh.
Sukses yak.

dika mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
dika mengatakan...

hai mbaek sita...seneng deh bisa nemuin blognya mbak..banyak inspirasinya
ku mau tanya untuk hiasan atau motif di tas yang mbak contohkan di atas tu motifnya bagaimana buatnya?
trus ada ga alternatif/cara2 lain untuk buat motifnta yang lain?
thx

Sita mengatakan...

Dika, motif tas yg di posting ini diambil dari kain lain. Aku potong motifnya terus dijahit / diaplikasi ke bahan utk tas. Kan ada penjelasannya. Selain itu motif bisa dilukis, pakai cat khusus untuk tekstil.

lila mengatakan...

wah mbak, saya memang tertarik dengan kerajinan. tapi mungkin saya tidak pandai dalam urusan potong memotong.
menggunakan mesin jahit saja tidak bisa.
bagainama ya,.

Dil mengatakan...

nanya doong... fiselin itu fungsinya buat apa? trus furing atau lapisan dalam bisa pake kain apa aja, kan?

Sita mengatakan...

maksud sy fiselin itu kain pengeras utk pelapis kain spy kain bisa lbh kaku dan jatuhnya sbg tas jd lbh bagus. Belinya di toko peralatan menjahit yg agak besar/lengkap. Warnanya putih, tingkat ketebalannya macam2 t'gantung kebutuhan, penampilannya spt kertas tp fleksibel bisa dijahit. Ada jg yg sudah diberi lapisan semacam perekat (kelihatan agak mengilat kalau kena cahaya) baik di satu sisi maupun kedua sisinya. Lapisan perekat ini akan menempel kalau kena panas (disetrika).
Furing memang boleh kain apa saja, tapi beda jenis kain utk furing akan menghasilkan beda penampilan tas secara keseluruhan. Bayangkan tas pesta yg diluarnya pake mote2 & payet mewah tapi furing atau 'rok dalamnya' hanya dari kain blacu yg kasar...ill feel kan? Begitu juga kalau kain utk furing lebih kaku/tebal drpd kain bagian luar tas. Ntar tas jatuhnya jd ga bgs

NiKarina mengatakan...

itu di sebelah mana ya mbak?
ohya, boleh ga ajarin saya langsung cara bikin tas ini?
masalahnya saya ga bs jait.. huhu
serius lho mau blajar.
thx

krisnahomemade mengatakan...

wah asik nih sharing-sharing ilmu..
main-main ke http://krisnahomemade.blogspot.com ya mba

carpet mengatakan...

nice article

carpet mengatakan...

nice banget :)